PP. Syahidah

Klampis RT002/RW031 Sumberrahayu, Moyudan, Sleman, DI Yogayakarta

Telephone/WhatsApp : 081228255439/085879896835

More Information: ppsyahiidahwonogiri@gmail.com/masyahiidahwonogiri@gmail.com

Latar Belakang dan Sejarah

Pondok Pesantren Syahiidah adalah pondok yang didirikan oleh Dr. KH. Mu’tashim Billah, S.Q., M. Pd. I. dan merupakan salah satu cabang dari Yayasan Pondok Pesantren Sunan Pandanaran Yogyakarta. Pondok Pesantren Syahiidah berdiri pada tahun 2018 yang beralamat di Dusun Nangsri, Lebak, Pracimantoro, Wonogiri. Penamaan Syahiidah sendiri merupakan bentuk penghormatan yang diberikan oleh Dr. KH. Mu’tashim Billah, S.Q., M. Pd. I. kepada ibu dari KH. Mufid Masúd (Pendiri Ponpes Sunan Pandanaran) yang dimakamkan disamping Masjid Golo Bayat. Latar belakang didirikannya pondok pesantren ini adalah sebagai wadah untuk belajar al-Qur’an dan bentuk pengembangan dari yayasan agar dapat dijangkau oleh masyarakat dari berbagai lapisan terutama masyarakat yang berdomisili di sekitar wonogiri dan sekitarnya. 

Penamaan Syahiidah

Ringkas cerita ada seorang anak bangsawan yang kaya dan cantik dijodohkan dengan sorang kyai yang tua dan miskin alasan ayahnya adalah agar dia bisa menjadi sholihah dengan menjadi pendamping kyai ia bernama syahidah. Ketika meninggal dunia salah seorang keponakannya yang bernama pak Solikhun cerita kepada Bu Nyai Ninik (kakak KH. Mu’tashim Billah) Ketika mau meninggal ditempat yang dimakamkan sekarang ini dibawah pohon di samping masjid Golo muncul cahaya, semua orang kampung menyaksikan. Siapa Syahidah itu, Syahidah adalah ibunya KH. Mufid Mas’ud putra dari Rekso Pawiro yang merupakan keturunan Pakubuwana IV. KH. Mufid Mas’ud sendiri pernah cerita ke saya langsung (KH. Mu’tashim Billah). 

Ketika sudah menjadi menantunya KH. Moenawwir dan tinggal di Krapyak beliau dipanggil dan disuruh pulang ke Bayat karena ibunya sakit keras. Ditengah- tengah sakit keras itu beliau seperti mengigau kae nang pinggir masjid golo arep dibangun omah apik banget ki gone sopo? (di pinggiran masjid Golo itu mau dibangun rumah bagus miliknya siapa?) KH. Mufid Mas’ud batin dan cerita ke saya (KH. Mu’tashim Billah). begitu meninggal bapak kan pendatang karena rumahnya di Krapyak bukan di Bayat dan KH. Mufid Mas’ud pun pasrah dengan orang kampung mau dimakamkan disebelah dimana karena tidak  tahu apa-apa. Subhanallah ternyata tempat untuk mengebumikannya itu sesuai dengan yang ditunjukan yaitu di bawah pohon di pinggir masjid Golo dan semuanya ditunjukan oleh Bu Nyai Syahidah sebelum wafat. Yang diharapkan dari pengambilan nama diatas adalah tabarukan dengan beliau dan dengan itu disepakati bahwa pondok cabang Wonogiri akan diberi nama Syahidah (orang yang meninggal syahid bagi perempuan).

Kurikulum Pendidikan

Pada masa awal Pondok Pesantren Syahiidah digunakan sebagai tempat pengabdian dan juga tempat menghafal al-Qur’an bagi santri putra. Seiring bergulirnya waktu dan juga melihat antusiasme masyarakat sekitar, maka pada tahun 2023 Pondok Pesantren Syahiidah membuka pendidikan formal yaitu pendidikan madrasah setingkat SMA yang diberi nama Madrasah Aliyah Syahiidah.  

Program dan Kegiatan

Untuk program kegiatan di Pondok Pesantren Syahiidah sendiri terbagi menjadi dua yaitu program tahfidz dan juga program pendidikan formal. 

  1. Program Tahfidzul Qur’an 

Melihat suasana pedesaan yang masih asri dan juga jauhnya lokasi pesantren dari keramaian membuat program Tahfidzul Qur’an merupakan suatu program yang sangat cocok bagi para penghafal. Program ini awalnya diisi oleh santri dari pondok cabang lain yang sudah hampir selesai dalam menghafal al-Qur’an. Tujuannya adalah agar santri lebih fokus dalam menghafalkan al-Qur’an dan untuk mempersiapkan santri yang akan diikutsertakan dalam khataman bil Ghoib 30 juz. Seiring berkembangnya waktu Pondok pesantren Syahiidah juga menerima santri baru yang ingin menghafal tentunya dengan arahan dari bapak pengasuh.

      2. Program Pendidikan Formal

Pada tahun 2023 Pondok Pesantren Syahiidah membangun jenjang pendidikan madrasah aliyah yang diberi nama Madrasah Aliyah Syahiidah atau lebih sering disingkat MASYA. Program ini dikhususkan untuk santri putra putri yang ingin melanjutkan jenjang pendidikan setingkat SMA. Pada awal berdiri MASYA sudah berhasil menerima siswa sebanyak 14 anak yang kebanyakan berasal dari luar wonogiri.

Fasilitas

  • Aula
  • Asrama
  • Mushola
  • Ruang Belajar
  • Dapur Umum
  • Kamar Mandi
  • Ranjang dan Kasur
  • Rak dan Almari
  • Lapangan Mini Futsal
  • Tempat Parkir

Program Unggulan

  • Dapat melaksanakan pendidikan formal yang dibarengi dengan menghafal al-Qur’an.
  • Suasana yang kondusif dan nyaman seperti di pedesaan.
  • Penangkaran pohon langka (Bukit Nusantara).
  1. Mengisi formulir pendaftaran melalui Website via google from yang telah di sediakan oleh panitia;

  2. Datang ke Pesantren dengan membawa dokumen  persyaratan yang telah di tentukan oleh panitia atau mengisi melalui website;

  3. Penjajakan kemampuan calon Santri meliputi :

  • Tes Hafalan,

  • Tes makhorijul huruf dan tajwid,

  • Materi-materi fiqih bab toharoh;

  1. Melunasi biaya pendaftaran (bagi Reguler) Transfer atau tunai;

  2. menandatangani surat perjanjian bermaterai 10.000;

  3. Silaturahmi ke pengasuh dan masuk asrama sesuai tanggal awal masuk pesantren.

Pendaftaran

Pondok Pesantren Syahiidah